14 Desa Diresmikan sebagai Desa Sadar Hukum

LARASBALINEWS.COM – Tahun 2018 sebanyak 14 Desa di Bali dari kabupaten Badung dan Tabanan diresmikan sebagai Desa Sadar Hukum. Acara peresmian dilakukan langsung oleh Menteri Hukum dan HAMĀ  Yasonna H Laoly, Rabu (8/8/2018).

Badung merupakan kabupaten pertama desanya yang terpilih sebagai Desa Sadar Hukum. Dari 14 Desa yang terpilih, 10 merupakan Desa dari kabupaten Badung, dan yang 4 merupakan Desa dari kabupaten Tabanan.

14 Desa tersebut diantaranya kabupaten Badung masing-masing, Tanjung Benoa (Kuta Selatan), Kuta, Kedonganan (Kuta), Seminyak (Kuta), Kerobokan Kaja (Kuta Utara), Tuban (Kuta), Kerobokan Kelod (Kuta Utara), Desa Bongkasa Pertiwi (Abiansemal), Kutuh (Kuta Selatan), Ungasan (Kuta Selatan). Sedangkan dari kabupaten Tabanan yaitu Blimbing (Pupuan), Jatiluwih (Penebel), Kesiut (Kerambitan), Tanggun Titi (Selemadeg Timur).

Acara peresmian tersebut selain dihadiri oleh Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, hadir pula seluruh Camat dan Lurah yang mendapatkan prestasi.

Menurut Yasonna H Laoly peresmian diberikan bukan tanpa alasan, hal tersebut diberikan sesuai dengan kriteria. Di kabupaten Badung ada sekitar 62 Desa namun yang terpilih hanya 10 Desa.

“jadi sepuluh Desa yang terpilih ini sudah memenuhi kriteria dan sudah melalui tahapan kriteria yang sangat ketat” terang Yasonna.

Hal senada juga disampaikan oleh Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, Desa Sadar Hukum artinya, Desa yang benar-benar murni dari sentuhan narkoba, tingkat kriminilaitasnya kecil.

“kompetisi untuk meraih prestasi Desa Sadar Hukum ini cukup ketat, bayangkan saja, dari 62 Desa/kelurahan di Badung hanya 10 yang berhasil lolos” ungkap Giri Prasta.

Penetapan desa sadar hukum diberikan berdasarkan nilai kesadaran hukum sebuah Desa/kelurahan. Diharapakan dari 10 Desa yang lolos ini bisa menjadi motivator untuk desa yang lain dalam meningkatkan kesadaran hukum desa lainnya. (LBN)