Nasib Para Atlet sangat Tergantung pada Pemimpin Terpilih

LARASBALINEWS.COM – Sekitar 650 pegiat olahraga di Bali yang tergabung dalam Komunitas Olahragawan Bali, Rabu (6/6) di Desa Budaya Kertalangu, Denpasar, curhat menyampaikan keluh kesah kepada Pasangan Calon (Paslon) Gubernur-Wakil Gubernur Bali Nomor Urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Arta Ardana Sukawati (Koster-Ace). Apa saja keluhannya?

Ketua Komunitas Olahragawan Bali Nyoman  Budi Adnyana mengatakan, dunia olahraga sangat mempunyai kepentingan terhadap pemilihan kepala daerah termasuk pemilihan gubernur Bali.

Karena lanjut dia, olahraga menjadi tanggungjawab pemerintah termasuk daerah, sehingga nasibnya sangat tergantung dari pemimpin yang terpilih.

“Kita harus jeli menyikapi pemilihan kepala daerah (Pilkada). Karena jika salah memilih gubernur maka nasib dunia olahraga akan suram. Mau berlatih, peralatan tidak ada. Terus terpaksa mengemis-ngemis minta fasilitas ke mana-mana,” jelasnya.

Kemudian yang lebih memprihatin lagi adalah soal nasib para atlet itu sendiri. Selama ini menurut dia, para atlet hanya diperhatikan pemerintah jika memiliki prestasi, itu pun hanya dalam bentuk penghargaan.

“Namun bagaimana paska itu? Jika sakit tidak punya biaya pengobatan. Terus banyak atlet-atlet muda berprestasi yang mau kuliah tapi sekali lagi tidak ada biaya,” serunya.

Padahal lanjut dia, para atlet melalui perjuangan keras telah mengharumkan serta membuat kebanggaan bagi nama daerah maupun bangsa. Namun setelah pensiun nasibnya terlantarkan.

“Contohnya seperti nasib Ellyas Pical, legenda tinju Indonesia. Mantan juara dunia tinju yang mengharumkan nama bangsa. Ketika berjaya dieluk-elukan, tapi sesudah pensiun?¬† Saya prihatin setelah melihat dia, kini di masa tuanya hanya menjadi OB (Office Boy) di KONI Pusat,” tuturnya. (LBN)