SMKN 3 Denpasar Sambut 519 Peserta Didik Baru

DENPASAR, LARASBALINEWS.COM – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun ajaran baru SMK Negeri 3 Denpasar menyambut peserta didik baru, sebanyak 519 siswa ikuti serangkian kegiatan MPLS yang berlangsung sejak kemarin, Senin (9/7/2018).

Kegiatan MPLS di SMK Negeri 3 Denpasar selain melibatkan guru-guru dan para OSIS, pihak sekolah juga mengundang beberapa narasumber seperti dari Kepolisian, BLH, Dinas Pendidikan dan juga Kepala Desa.

Tujuan diadakan MPLS untuk memperkenalkan calon peserta didik pada lingkungan sekolah yang baru, memperkenalkan pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya.

Memurut Kepala SMKN 3 Denpasar, Drs. AA Bagus Wijaya Putra, MPLS harus memuat materi Penguatan Pendidikan Karakter, pastikan dalam pelaksanaan MPLS ini tidak ada perpeloncoan, tindak kekerasan/bulliiying.

“mari kita tumbuh kembangkan kemampuan anak-anak kita untuk senantiasa berpikir kritis, berkomunikasi efektif, bekerja sama dan berkreativitas yang dilandasi oleh karakter yang kuat untuk meraih prestasi yang tinggi” ungkap Wijaya Putra.

SMK Negeri 3 Denpasar memiliki 4 kejuruan yaitu Akomodasi Perhotelan, Tata Boga, Tata Kecantikan dan Tata Busana. Dari empat kejuruan itu yang paling diminati oleh peserta didik baru adalah Akomodasi Perhotelan dan Tata Boga.MPLS tahun ini mengusung tema siswa siap berkopetisi secara lokal maupun nasional.

Wijaya Putra juga menyampaikan, pihaknya telah menyediakan satu rombel untuk siswa yang tercecer, sesuai surat edaran dari Dinas Pendidikan yang kedua.

“sesuai surat edaran dari dinas, agar memberikan kesempatan bagi siswa yang tercecer seperti siswa miskin, kemudian bagi siswa yang membawa sertifikat PKB itu masih bisa kita terima, kami sudah menyiapkan satu rombel bagi siswa yang tercecer yaitu Tata Boga” jelas Wijaya Putra.

Wijaya Putra mengaharapkan, dari tema yang diusung pada MPLS kali ini, “semoga ini bisa menjadi pondasi untuk menyamakan pandangan para siswa dan menyamakan visi untuk mencapai tujuan mereka, ini memerlukan kerjasama dari orang tua siswa” terang Wijaya Putra. (LBN)